Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2022

INDRALAYA, BPBD Kabupaten Ogan Ilir menyelenggarakan apel kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometeorologi tahun 2022-2023 di Lapangan Upacara KPT Tanjung Senai yang diikuti oleh sekitar 325 peserta. Apel dihadiri oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Asisten I, II, III Setda Kabupaten Ogan Ilir, Staf Ahli Bupati Ogan Ilir, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ili, Camat se-Kabupaten Ogan Ilir, serta yang hadir dalam mengikuti apel ini yang terdiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VII, Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan Palembang, BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Palembang, Dandim 0402 OKI-OI, Kepala Kepolisian Resor Ogan Ilir, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten OKI, Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Komandan Yon Armed Baterai Tempur C Cinta Manis, Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Ogan Ilir.

Pada kesempatan tersebut,Selaku sebagai pembina apel Wakil Bupati Ardhani menyampaikan bahwa apel ini bentuk kesiapsiagaan nasional menghadapi bencana hidrometeorologi serta menjadi hal wajib untuk semua lintas sektor dalam menghadapi musim hujan sebagai langkah konsolidasi semua komponen Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat. Hal ini bertujuan agar seluruh elemen stakeholder terkait memiliki persiapan dalam menjalin koordinasi saat bencana terjadi.

“Apel yang dilaksanakan pada tanggal 17 November ini, merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama dalam memberikan rasa aman dalam upaya mengurangi risiko bencana pada masyarakat terutama masyarakat yang hidup daerah rawan bencana.” kata Wabup Ardhani.

Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang diakibatkan parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin. Mulai dari banjir, angin puting beliung, longsor, abrasi.

Menurut Ardhani, kerawanan tersebut bertambah seiring dengan masuknya musim penghujan.  Ogan Ilir merupakan wilayah yang rawan bencana dengan potensi bencana yang sangat beragam. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan, , tanah longsor, angin kencang, hingga banjir.

“Maka kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan terjadinya bencana harus kita tingkatkan, salah satunya adalah melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan pada hari ini.” imbuh Wakil Bupati.

Menurut Wabup Ardhani, apel ini merupakan momentum yang tepat bagi pelaksana penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi semua unsur Pemda, TNI, POLRI, Dunia Usaha dan semua Relawan Ogan Ilir. 

“Kita tahu bahwa bencana alam merupakan sesuatu yang sulit diprediksi. Namun kita bisa melakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana. Apel  Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 Kabupaten Ogan Ilir pada hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan gotong royong  seluruh elemen masyarakat terhadap bencana yang juga menjadi ancaman bagi stabilitas pemerintah daerah maupun nasional.” Pungkas beliau.

Selain menggelar pasukan dan peralatan penanggulangan bencana para peserta juga membawa kendaraan yang memang diperuntukkan untuk penanganan kedaruratan seperti Zigler, Towing, Mobil Rescue, Perahu, Mobil Damkar, Truck tanki , Truck serbaguna, Ambulance, Trail dan masih banyak lagi, berkenan setelah acara gelar pasukan selesai Wakil Bupati Ardhani didampingi Forkompimda dan para asisten Bupati dan para petinggi Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir serta TNI-POLRI melihat pasukan dan pengecekan peralatan penanganan kebencanaan.